Arahkan mouse untuk melihat tahap perkembangan janin
  • Minggu Ke 1 Sel-sel telur yang berada di dalam rahim berbentuk seperti lingkaran sinar. Sel ini akan bertemu dengan sel-sel sperma dan memulai proses pembuahan. Lima juta sel sperma berenang menuju sel telur yang bersembunyi pada saluran sel telur. Walaupun pasukan sel sperma ini sangat banyak, tetapi pada akhirnya hanya 1 sel saja yang bisa menembus indung telur. Pada saat ini kepala sel sperma telah hampir masuk. Bagian tengah dan belakang sel sperma yang tidak henti-hentinya berusaha menerobos dinding indung telur.
  • Minggu Ke 2 Sel telur yang telah dibuahi membelah dua, 30 jam setelah dibuahi. Pembuahan terjadi pada akhir minggu kedua. Sambil terus membelah, sel telur bergerak di dalam lubang falopi menuju rahim. Sel-sel mulai berkembang dan terbagi kira-kira dua kali sehari sehingga pada hari yang ke-12 jumlahnya telah bertambah.
  • Minggu Ke 3 Sel telur yang telah membelah menjadi ratusan akan menempel pada dinding rahim yang disebut blastosit. Ukurannya masih sangat kecil, memiliki diameter sekitar 0,1 – 0,2 mm.

  • Minggu Ke 4 Inilah tahap saat anda melakukan tes kehamilan maka hasilnya benar-benar positif. Janin telah berbentuk embrio yang memproduksi hormon kehamilan. Janin juga telah berbentuk struktur manusia, dan telah terjadi pembentukan otak dan tulang belakang serta jantung dan aorta.
  • Minggu Ke 5 Janin membentuk 3 lapisan : Ectoderm yaitu lapisan yang paling atas yang akan membentuk system saraf pada janin tersebut yang seterusnya membentuk otak, tulang belakang, kulit serta rambut. Mesoderm berada pada lapisan tengah yang akan membentuk organ jantung, buah pinggang, tulang dan organ reproduktif. Endoderm yaitu lapisan paling dalam yang akan membentuk usus, hati, pancreas dan tempat air seni.
  • Minggu Ke 6 Embrio telah berukuran sekitar 2-4 mm. Tuba saraf sepanjang punggung bayi telah menutup. Jantungnya sudah mulai berdetak. Sistem pencernaan dan pernafasan mulai terbentuk. Bakal lengan kaki mulai berkembang pada pucuknya.
  • Minggu Ke 7 Jantungnya telah terbagi menjadi bilik kanan dan bilik kiri, serta saluran udara yang terdapat di dalam paru-paru. Pucuk lengan membelah menjadi bahu dan tangan yang mungil. Panjangnya sekitar 5-13 mm dan beratnya 0,8 gram, kira-kira sebesar biji kacang hijau.
  • Minggu Ke 8 Ujung hidung dan kelopak mata mulai berkembang, begitu pula telinga. Brochi, saluran yang menghubungkan paru-paru dengan tenggorokan, mulai bercabang. Lengan semakin membesar dan ia memiliki siku. Lubang hidung, bibir, mulut dan lidah mulai terbentuk. Matanya juga sudah terlihat berada dibawah membran kulit yang tipis. Anggota tangan serta kaki juga terbentuk walaupun belum sempurna. Panjangnya saat ini kira-kira 14-20 mm.
  • Minggu Ke 9 Pada minggu ini beratnya sekitar 4 gram, dan panjangnya sekitar 22-30 mm. Detak jantungnya dapat terdengar dengan jelas melalui dopler. Telinga bagian luar mulai terbentuk, kaki dan tangan terus berkembang berikut jari kaki dan tangan.
  • Minggu Ke 10 Pertumbuhan otaknya meningkat pesat, 250.000 sel saraf baru diproduksi setiap menitnya. Seluruh organ pentingnya yang telah terbentuk, mulai bekerjasama. Panjangnya saat ini sekitar 32-43 mm dengan berat 7 gram.
  • Minggu Ke 11 Di usia ini janin sudah dapat menguap walau hanya sesekali, anda juga sudah dapat merasakan gerakan janin menggeliat, menundukkan kepala dan meluruskan tubuh hingga mengubah posisi berputar dan memanjang. Panjangnya sekitar 6,5 cm. Rambut, kuku jari tangan dan kaki mulai tumbuh.
  • Minggu Ke 12 Bayi membesar beberapa millimeter setiap hari. Bentuk wajah bayi lengkap, ada dagu dan hidung kecil. Jari-jari tangan dan kaki yang mungil terpisah penuh. Usus bayi telah berada di dalam rongga perut.
  • Minggu Ke 13 Plasenta berkembang untuk menyediakan oksigen, nutrisi dan pembuangan sampah bayi. Kelopak mata bayi merapat untuk melindungi mata yang sedang berkembang. Janin mencapai panjang 76 mm dan beratnya 19 gram. Tubuhnya semakin membesar untuk mengejar pembesaran pada kepalanya.
  • Minggu Ke 14 Detak jantung bayi mulai menguat. Pada kulitnya belum ada lapisan lemak, oleh karena itu kulit bayi belum tebal. Panjangnya 80-110 mm dan beratnya 25 gram. Lehernya semakin panjang dan kuat. Lanugo atau rambut halus yang tumbuh di seluruh tubuh dan melindungi kulit mulai tumbuh. Pada bayi laki-laki, kelenjar prostatnya berkembang dan ovarium turun dari rongga perut menuju panggul.
  • Minggu Ke 15 Bayi sudah dapat menggenggamkan tangannya dan mengisap ibu jarinya, walaupun kelopak matanya masih tertutup. Kulitnya masih sangat tipis sehingga pembuluh darahnya terlihat jelas. Tulang dan sumsum tulang di dalam sistem kerangka terus berkembang. Jika bayi Anda perempuan, ovarium mulai menghasilkan jutaan sel telur pada minggu ini.
  • Minggu Ke 16 Bayi telah terbentuk sepenuhnya, ukurannya sekitar 116 mm dan beratnya 80 gram. Ia membutuhkan nutrisi melalui plasenta. Bayi telah mempunyai tulang yang kuat dan mulai bisa mendengar suara. Dalam proses pembentukan ini system peredaran darah adalah yang pertama terbentuk dan berfungsi.
  • Minggu Ke 17 Rambut, kening, bulu mata bayi mulai tumbuh dan garis kulit pada ujung jari mulai terbentuk. Sidik jari sudah mulai terbentuk. Panjangnya sekitar 12 cm dan berat 100 gram, bayi masih sangat kecil.
  • Minggu Ke 18 Janin sudah dapat mendengar pada minggu ini, dan akan terkejut bila mendengar suara keras. Mata bayi juga mulai berkembang, ia sudah dapat melihat cahaya yang masuk melalui dinding rahim anda.
  • Minggu Ke 19 Tubuh bayi diselimuti vernix caseosa, semacam lapisan lilin yang melindungi kulit dari luka. Otak bayi telah mencapai jutaan syaraf motorik oleh karena itu ia mampu membuat gerakan sadar seperti menghisap jempol. Beratnya 226 gram dengan panjang hampir 16 cm.
  • Minggu Ke 20 Pigmen kulit mulai terlihat. Kukunya tumbuh pada minggu ini. Setengah perjalanan telah dilalui. Beratnya mencapai 260 gram dan panjangnya sekitar 16 cm.
  • Minggu Ke 21 Usus bayi telah cukup berkembang sehingga ia sudah mampu menyerap atau menelan gula dari cairan lalu dilanjutkan melalui sistem pencernaan menuju usus besar. Gerakan bayi semakin pelan karena beratnya sudah 340 gram dengan panjang 20 cm.
  • Minggu Ke 22 Wajahnya sudah terbentuk dengan baik. Perbandingan kepala dan tubuh semakin proporsional.
  • Minggu Ke 23 Produksi sel kulit lebih banyak dibandingkan lemak, oleh karena itu lemak semakin menumpuk di dalam tubuh bayi sehingga kulitnya yang masih kendur terlihat keriput. Ia memiliki kebiasaaan menggerakkan otot-otot jari tangan dan kaki, lengan dan kaki secara teratur. Beratnya hampir 450 gram.
  • Minggu Ke 24 Untuk persiapan hidup di luar rahim, paru-paru bayi mulai menghasilkan surfaktan yang menjaga kantung udara tetap mengembang. Kulit bayi juga sudah mulai menebal.
  • Minggu Ke 25 Tulang bayi semakin mengeras dan bayi menjadi bayi yang semakin kuat. Indera penciuman bayi sudah semakin membaik karena di minggu ini bagian hidung bayi (nostrils) sudah mulai berfungsi. Saluran darah di paru-paru bayi sudah semakin berkembang. Ia latihan bernafas dengan menghirup dan mengeluarkan air ketuban. Jika air ketuban yang tertelan terlalu banyak, ia akan cegukan. Beratnya sudah mencapai 650-670 gram dan panjangnya 34-37 cm.
  • Minggu Ke 26 Retina matanya telah mulai terbentuk, janin dapat mengedipkan matanya. Sesekali mungkin anda akan merasakan anggukan kepala si kecil. Berat badan bayi sudah mencapai 750-780 gram, panjangnya sekitar 35-38 cm.
  • Minggu Ke 27 Pada minggu pertama trimester ketiga ini, indra perasa mulia terbentuk, paru-paru, hati dan sistem kekebalan tubuh masih harus dimatangkan. Ia memiliki peluang hidup 85% jika ingin dilahirkan. Berat bayi sekitar 870-890 gram dan panjangnya 36-38 cm.
  • Minggu Ke 28 Lemak dalam badan mulai bertambah. Beratnya 1100 gram. Otak bayi semakin berkembang dan meluas. Walaupun paru-parunya belum sempurna, namun jika saat ini ia terlahir kedunia, si kecil kemungkinan besar telah dapat bertahan hidup.
  • Minggu Ke 29 Postur dari bayi sudah semakin sempurna sebagai seorang manusia, berat badannya 1100-1200 gram, tinggi badan 37-39 cm. Kelenjar adrenalin bayi mulai menghasilkan hormon seperti androgen dan estrogen yang akan menstimulasi hormon prolaktin di dalam tubuh ibu sehingga membuat kolostrum (air susu yang pertama kali keluar saat menyusui). Bayi sudah bisa mengidentifikasi perubahan suara, cahaya, rasa dan bau.
  • Minggu Ke 30 Bobot bayi sekarang sekitar 1500-1550 gram dengan panjang 39-40 cm, ia semakin besar dan gerakannya semakin terasa. Cairan ketuban di rahim anda semakin berkurang. Ia mulai memproduksi air mata.
  • Minggu Ke 31 Aliran darah di plasenta memungkinkan bayi menghasilkan air seni. Ia berkemih hampir sebanyak 500 ml sehari di dalam air ketuban. Pertumbuhan fisiknya mulai melambat, namun perkembangan otaknya semakin pesat. Begitupun beratnya yang semakin bertambah. Berat badan bayi 1550-1560 gram dengan tinggi 41-43 cm.
  • Minggu Ke 32 Kulit bayi semakin merah, kelopak matanya juga telah terbuka dan system pendengaran telah terbentuk dengan sempurna. Bayi sudah mulai bisa bermimpi. Beratnya 1800 gram dan panjang 29 cm, kemampuan untuk bertahan hidup di luar rahim sudah lebih baik apabila di dilahirkan pada minggu ini.
  • Minggu Ke 33 Walaupun tulang-tulang bayi sudah semakin mengeras tetapi otot-otot bayi belum benar-benar bersatu. Bayi telah memiliki bentuk wajah yang menyerupai ayah dan ibunya. Otak bayi semakin pesat berkembang. Berat badan bayi 1800-1900 gram, dengan panjang sekitar 43-45 cm.
  • Minggu Ke 34 Berat Badan bayi 2000-2010 gram, dengan tinggi badan sekitar 45-46 cm. Bayi berada di pintu rahim. Bayi sudah dapat membuka dan menutup mata apabila mengantuk dan tidur. Tubuh anda sedang mengirimkan antibodi melalui darah anda ke dalam darah bayi yang berfungsi sebagai sistem kekebalan tubuhnya dan proses ini akan tetap terus berlangsung bahkan akan lebih rinci pada saat anda mulai menyusui.
  • Minggu Ke 35 Lemak dari tubuh bayi sudah mulai memadat pada bagian kaki dan tangannya, lapisan lemak ini berfungsi untuk memberikan kehangatan pada tubuhnya. Bayi sudah semakin membesar dan sudah mulai memenuhi rahim bunda. Apabila bayi bunda laki-laki maka di bulan ini testisnya telah sempurna. Berat badan bayi 2300-2350 gram dengan tinggi badan sekitar 45-47 cm.
  • Minggu Ke 36 Ginjal dari bayi sudah bekerja dengan baik dan livernya pun telah memproduksi kotoran. Berat badan bayi 2400-2450 gram dengan tinggi badan 47-48 cm. Kulit bayi sudah semakin halus dan sudah menjadi kulit bayi. Saat ini paru-paru bayi sudah bekerja baik bahkan sudah siap bertemu dengan mama dan papa.
  • Minggu Ke 37 Bentuk bayi semakin membulat, kepala bayi turun ke ruang pelvik. Bayi pada saat ini sedang belajar untuk mengenal aktifitas harian. Berat badan bayi di minggu ini 2700-2800 gram, dengan tinggi 48-49cm.
  • Minggu Ke 38 Proses pembentukan telah berakhir dan bayi siap dilahirkan. Ada dua pilihan melahirkan, normal atau melalui operasi Caesar (C-section). Pilihan tersebut disesuaikan dengan kondisi fisik dan mental Mama.
  • Minggu Ke 39 Proses pembentukan telah berakhir dan bayi siap dilahirkan. Ada dua pilihan melahirkan, normal atau melalui operasi Caesar (C-section). Pilihan tersebut disesuaikan dengan kondisi fisik dan mental Mama.
  • Minggu Ke 40 Proses pembentukan telah berakhir dan bayi siap dilahirkan. Ada dua pilihan melahirkan, normal atau melalui operasi Caesar (C-section). Pilihan tersebut disesuaikan dengan kondisi fisik dan mental Mama.
  • Newborn Karena terus meringkuk dalam rahim Anda selama kurang lebih 9 bulan, bayi newborn Anda mungkin akan terlihat sedikit mengkerut, dengan lengan dan kaki yang belum terjulur sempurna. Namun jangan khawatir, sedikit demi sedikit hingga mencapai usia 6 bulan ia akan terkembang sempurna, sementara itu bayi Anda akan beradaptasi dengan kehidupan di luar nyamannya rahim. Si mungil itu akan sangat menikmati dibedong oleh selimut lembut karena suasananya menyerupai hangatnya rahim Anda.
  • Bayi 1 Bulan Bayi Anda mungkin akan suka mengeluarkan suara berkumur, menirukan suara mendengkur atau bergumam untuk mengekspresikan perasaannya. Beberapa bayi bahkan mulai menjerit atau tertawa. Pastikan Mama juga membalas tiap suara yang si kecil hasilkan dan tirukan pula ekspresi tersebut ke wajah sang bayi. Ia akan menikmati momen tersebut dengan tidak berhenti memandang Anda. Jangan ragu untuk berbicara padanya dengan suara bayi, Ia akan belajar tentang struktur dan fungsi bahasa sejak dini melalui kegiatan ini.
  • Bayi 2 Bulan Bayi Anda kini dapat membedakan antara suara Mama, Papa, atau suara yang biasa didengar dengan suara-suara lainnya. Dia mulai belajar untuk menjadi pendengar yang baik, dan mampu menentukan arah mana suara tersebut berasal. Dia bahkan akan memperhatikan gerak mulut Anda dan memperkaya “kosa-kata'nya dengan banyak bunyi-bunyian baru, senyuman, atau bunyi tangis yang unik untuk menunjukkan keinginannya.
  • Bayi 3 Bulan Bayi Anda sebenarnya bisa mengenali wajah sang Mama sejak berusia beberapa hari saja, namun kini dia mungkin bisa mengekspresikan hal tersebut pada Anda. Umumnya bayi pada usia ini mulai menunjukkan bahwa dia mengenali orang tuanya dengan cara yang jelas.

    Bayi Anda mungkin akan banyak tersenyum pada orang asing, apalagi jika orang-orang tersebut memandang mata si kecil dan “berbahasa bayi' padanya, tapi bayi mungil Anda pasti jauh lebih mengenali Anda, orang tuanya dan orang-orang terdekatnya. Ia akan mencari-cari sosok Anda dalam ruangan dan menunjukkan senyum serta gerakan tangan tanda kegembiraan saat “menemukan' atau mencium aroma Anda.
  • Bayi 4 Bulan Penelitian menunjukkan bahwa bayi pada usia ini dapat memahami semua suara dasar yang membentuk bahasa Ibu-nya. Antara usia ini hingga 6 bulan, dia akan mengembangkan kemampuan untuk menirukan suara-suara ini. Mungkin di tahap ini, Anda akan mendengar kata-kata yang selama ini Anda rindukan seperti “Ma-ma' atau “Ba-ba'. Anda bisa menstimulasi kemampuan komunikasi sang bayi dengan dengan menirukan setiap ekspresi dan suara si kecil. Selain memupuk rasa percaya dirinya, kegiatan ini bisa menjadi cara untuk memperkenalkan bahasa pada si kecil dan hubungan sebab-akibat.
  • Bayi 5 Bulan Bayi Anda bisa mengekspresikan emosinya, namun dalam level yang sederhana. Ia akan menunjukkan pada Anda, apakah dia senang, atau sedih. Seiring bertambahnya usia, dia mungkin akan mulai menangis saat Anda meninggalkan ruangan, dan tertawa gembira saat Anda hadir di hadapannya. Ia akan mengangkat tangannya jika ingin digendong dan menepuk punggung Anda saat digendong untuk menunjukkan emosinya.

    Selera humornya mulai terbentuk di usia ini, dia akan tertawa pada ekspresi lucu yang Anda tunjukkan dan berusaha untuk membuat Anda tertawa juga.
  • Bayi 6 Bulan Seiring bertambah aktifnya bayi Anda, Ia akan membutuhkan banyak pakaian yang senyaman mungkin. Pilihlah kain berbahan lembut yang takkan membuat kulit lembutnya lecet saat dia banyak bergerak. Bahan yang longgar, lentur, dan “mudah bernafas' akan memberi banyak ruang untuk aktivitas bayi kecil Anda. Hindari pakaian yang memiliki jahitan kasar karena bisa membuat kulitnya gatal, pita panjang, banyak kancing atau tali simpul yang bisa memberi resiko tersedak.
  • Bayi 7 Bulan Bayi Anda mungkin mulai bisa menggenggam makanannya sendiri, walaupun hal ini bisa terjadi paling lambat hingga usia 10 bulan. Jika si kecil sudah mulai pada tahap ini, Anda bisa mengenalkannya pada Sippy Cup atau cangkir bercorong. Coba berikan si kecil cangkir dengan corong sedotan dan dua “kuping' pegangan untuk belajar minum sendiri.
  • Bayi 8 Bulan Bayi Anda mulai bisa bergerak atau merambat sekeliling ruangan. Mobilitas yang baru ini mungkin akan menyebabkannya jatuh sesekali waktu. Jangan kuatir karena ini bagian dari tumbuh kembangnya, cobalah untuk menikmati tiap geraknya dan biarkan si kecil menemukan batasan baru kemampuannya.

    Membiarkan si kecil bergerak dalam pengawasan akan membuatnya tumbuh dan belajar, walaupun demikian Anda harus membuat rumah dan lingkungan sekelilingnya aman untuknya bergerak. Amankan benda-benda yang tajam, mudah patah serta mengandung listrik dari jangkauannya.
  • Bayi 9 Bulan Di usia ini, si kecil mungkin mulai merasakan “separation anxiety' atau kegelisahan karena perpisahan, sehingga membuat Anda sulit untuk berpisah dengannya walau sementara. Walauoun demikian, cukup sulit bagi Anda untuk membawanya dalam perjalanan karena si kecil mulai terbiasa dengan rutinitas, lingkungan, dan wajah-wajah yang familiar. Ia belum mengenali konsep “bepergian' sehingga siaplah untuk menghadapi bayi yang rewel dan sangat tergantung. Siapkan banyak mainan, boneka atau selimut kesayangannya.
  • Bayi 10 Bulan Bayi Anda mulai memahami banyak kata dan frase sederhana, jadi sangat penting di usia ini untuk terus berbicara padanya. Ulangi ucapannya dengan kalimat orang dewasa, dalam struktur kalimat yang benar untuk melatih kecerdasan berbahasanya. Misalnya: si kecil berkata “cu-cu' Anda bisa menjawab dengan kalimat “Kamu mau minum susu?'

    Pada usia ini, sebaiknya Anda hindari bahasa bayi, karena walaupun terdengar lucu, tapi hal tersebut bisa menghambat kecerdasan bahasa si kecil.
  • Bayi 11 Bulan Suara-suara menyerupai kata-kata sesungguhnya akan mulai keluar dari mulut si kecil dan dia mulai bisa menggunakannya sesuai maknanya. Seiring perkembangan otaknya, begitu pula dengan kemampuannya untuk bernalar dan berbicara. Stimulasi minat si kecil pada bahasa dan konteksnya melalui komunikasi dua-arah, jadilah pendengar yang baik dan responlah setiap suaranya. Untuk mengasah daya ingatnya, Anda bisa ajak dia bermain cilukba atau tepuk tangan.
  • Anak 1 Tahun Bayi Anda kini bukan bayi lagi, melainkan tumbuh menjadi anak batita. Banyak anak menapakkan langkah pertamanya di usia antara 9 – 12 bulan, dan mulai berjalan dengan baik di usia 14 – 15 bulan. Namun, sangat normal jika langkah pertamanya baru terjadi di usia 15 – 16 bulan atau bahkan lebih lambat lagi. Stimulasi kemampuan si kecil untuk berjalan atau bernavigasi dengan memberinya banyak kesempatan untuk bergerak tanpa bantuan, dan dengan tidak menggendongnya terlalu sering.

    Berikan ruang yang cukup di rumah untuknya berlatih bergerak, singkirkan benda-benda penghalang yang bisa membahayakan jalurnya. Jika si kecil masih belajar titah, beri satu jari Anda untuknya berpegangan, hal ini bisa memupuk rasa percaya dirinya untuk berjalan sendiri.
Kehamilan Trimester Pertama Kehamilan Trimester Kedua Kehamilan Trimester Ketiga Tahap Bayi

Tanya Ahli

Punya pertanyaan seputar persiapan
kehamilan, kehamilan & menyusui?
Di sini tempatnya untuk bertanya

0-800-1-600-600

Hubungi Lactamil Mama Care

Login

Saat hamil, mood memang naik turun. Tapi bukan berarti orang lain harus mengerti ya Ma. Tarik nafas, ingat hal-hal menyenangkan atau dengarkan musik yang membahagiakan agar mood kembali cerah.

Lactamil Mama Care Kontes Berhadiah
Lactamil Mama Facebook Logo
Lactamil Mama Facebook Logo