Waktu Yang Tepat Berhubungan Intim

Waktu-Yang-Tepat-Berhubungan-Intim

 

“kapan sih waktu yang pas agar aku bisa cepet punya momongan ?”
“Kayaknya aku udah sering deh berhubungan dengan pasangan, tapi kok belum juga dapat momongan ya ?”
Jadi, kapan sebaiknya waktu yang tepat itu ?
Setiap hari, setiap pagi atau setiap saat ?
Nah Mama, ternyata agar kita bisa hamil waktu yang tepat untuk berhubungan intim adalah sebelum masa ovulasi, tepatnya 2-3 hari sebelum ovulasi, karena itu merupakan masa paling subur wanita.
Tapi bagaimanakah caranya mengetahui dan menghitung masa ovulasi tersebut ? Jika kita sudah tahu, pertanyaan berikutnya kapan waktu yang tepat, apakah pagi, siang, sore ataukah malam hari dan harus seberapa sering kita berhubungan intim di masa subur tersebut ?
Para dokter dan ahli menjelaskan bahwa ovulasi terjadi pada hari ke-14 dari siklus menstruasi wanita. Namun bagaimana dengan wanita yang siklus menstruasinya tidak teratur ?
Ada beberapa cara untuk menghitung kapan masa ovulasi kita. Mama bisa menggunakan kalender ovulasi yang ada di www.mamacare.co.id atau dengan menggunakan metode basal body temperature dan juga melihat cervical mucus (lender servik).
Penelitian yang dilakukan oleh University of North Carolina menyatakan bahwa kehamilan kemungkinan besar terjadi ketika cervical mucus sedang berproduksi. Hal ini mungkin disebabkan karena lender yang muncul pada saat itu dapat membantu sperma bertahan lama dan berenang dengan baik. Seperti apa cirri-cirinya ? lendir tersebut seperti lendir putih telur yang jika Mama pegang dengan jari akan teregang beberapa inchi.
Jadi apabila Mama merasa di suatu hari produksi lendir servik mulai banyak, ajaklah pasangan untuk berhubungan intim, tidak harus menunggu masa subur ataupun masa ovulasi. Hal ini juga tidak membuat Mama dan pasangan stress karena harus diatur oleh kalender untuk berhubungan intim.
Lalu harus seberapa sering saya berhubungan intim ?
Nikmatilah hubungan sex dengan pasangan 2-3 kali seminggu tanpa harus terbebani untuk segera hamil. Dengan menikmatinya, maka Mama dan pasangan akan terhindar dari stress, sehingga produksi sperma dan sel telurpun akan lebih optimal. Cobalah intensitas berhubungan intim di perbanyak ketika 6 hari menjelang masa ovulasi, karena hal ini juga akan menambah kemungkinan untuk hamil tinggi. Apa sajakha tanda-tanda masa subur ?
1. Mama merasa lebih seksi
2. Keinginan berhubungan intim (libido) meningkat
3. Suhu tubuh sedikit menghangat
4. Posisi servik berubah pada saat masa paling subur menjadi lebih lembut dan lebih terbuka
5. Buah dada menjadi lebih lembut
Mama untuk segera hamil yang perlu diingat, yang terpenting adalah menikmati setiap kebersamaan dengan pasangan, jangan stress dan enjoy your sex time.
Sumber :
www.infertility.about.com/od/tryingtoconceive
www.babycenter.co.uk

Babymoon Liburan Romantis Saat Hamil

Babymoon-Liburan-Romantis-Saat-Hamil

Berbagai perubahan yang terjadi setelah si kecil lahir membuat Mama dan Papa akan kesulitan untuk mendapatkan waktu luang untuk berlibur selama beberapa saat. Kurangnya kesempatan untuk menikmati liburan setelah si kecil lahir inilah yang membuat banyak calon Mama dan Papa melakukan babymoon alias liburan saat hamil sebelum si kecil lahir. Berminat melakukan babymoon? Perhatikan beberapa tips berikut ini untuk babymoon yang menyenangkan:
1. Saat paling tepat untuk melakukan babymoon adalah pada trimester ke-dua. Pada saat ini, masalah seperti mual sudah mulai berkurang dan kehamilan Mama belum terlalu besar. Menurut The American College of Obstetrics & Gynecology, saat terbaik untuk bepergian adalah saat kehamilan berumur 18-24 minggu.
2. Lokasi yang dipilih sebaiknya tidak terlalu jauh, sehingga perjalanan tidak membutuhkan waktu terlalu lama.
3. Tiap maskapai penerbangan memiliki ketentuan yang berbeda dalam menetapkan umur kehamilan yang masih diperbolahkan untuk melakukan perjalanan dengan pesawat. Kalau Mama berencana bepergian dengan pesawat terbang, jangan lupa untuk memperhatikan ketentuan ini.
4. Beritahukan rencana perjalanan Mama ke dokter kandungan, sehingga dia bisa memberikan saran terbaik bagi Mama untuk menjaga kesehatan kehamilan Mama.
5. Pastikan lokasi liburan Mama memiliki fasilitas kesehatan yang memadai. Catat informasi mengenai rumah sakit terdekat dari tempat Mama menginap.
6. Hindari duduk terlalu lama selama perjalanan. Jadi, usahakan untuk berdiri dan berjalan-jalan setiap 1-2 jam sekali untuk menjaga sirkulasi darah Mama. Selama perjalanan, angkat sedikit kaki Mama untuk mencegah kaki kram serta bengkak.
7. Pasang sabuk pengaman dengan tepat. Sabuk pengaman bagian bawah sebaiknya berada di bagian bawah perut Mama, sehingga tidak akan menyakiti perut Mama.
8. Jaga asupan cairan selama perjalanan untuk menghindari dehidrasi
Dengan persiapan yang cermat, babymoon romantis akan berjalan menyenangkan tanpa mengganggu kesehatan kehamilan Mama. Selamat berlibur!

Sumber:

http://travel.ninemsn.com.au/holidaytype/luxuryspa/654809/pregnant-welcome-to-the-babymoon

http://pregnant.thebump.com/pregnancy/second-trimester/articles/10-babymoon-tips.aspx

Menjalin Komunikasi Seks Yang Sehat

Lactamil3 519

Kehidupan seksual yang sehat antara Mama dan Papa adalah salah satu kunci keberhasilan program hamil. Salah satu cara terbaik untuk meraih keintiman antara suami istri adalah lewat cara berkomunikasi yang baik. Untuk selaraskan hubungan antara Mama dan Papa, mari kita simak beberapa kunci berikut ini:

1.    Pahami pasangan

Mengenal pasangan memang sebaiknya sudah dilakukan sebelum menikah. Kini ketika Mama dan Papa akan menjalani sebuah program hamil, saatnya Mama dan Papa memahami pasangan secara lebih dalam lagi, tak hanya secara fisik tapi juga secara hati dan pribadi. Pahami apa yang dianggap romantis oleh masing-masing pribadi. Dengan demikian tiap pihak dapat mengantisipasi dan menjaga dari apa yang bisa menjadi konflik dalam hubungan.

2.    Membuka diri

Sifat Mama yang cenderung tertutup saat membicarakan seks harus segera diubah. Banyak wanita tabu membicarakan seks padahal membicarakan seks adalah bagian dari hubungan seksual yang sehat. Ungkapkan apa saja yang Mama rasakan tanpa rasa takut, dan Papa diharapkan untuk mengerti apa yang diinginkan oleh sang pasangan.

3.    Berterus terang

Kadang pasangan mengatakan “ya” pada ajakan hubungan intim, padahal kondisi fisik dan batin sedang lelah atau tidak fit. Inilah perlunya membaca situasi dan kondisi pasangan. Hubungan seks yang terpaksa dan disertai keengganan salah satu pihak, tentu tidak akan memberikan hasil yang maksimal.

4.    Bersedia mengalah

Pengendalian diri dan toleransi dalam sebuah hubungan sangatlah penting. Walau sedang lelah akibat aktivitas seharian, tak ada salahnya memijat punggung pasangan jika diminta. Tinggalkan egoisme dan saling memberikan yang terbaik untuk pasangan tercinta.

5.    Tabur kata pujian

Tak hanya wanita, pria pun suka dipuji. Jangan anggap pujian sebagai kewajiban, tapi lakukanlah dengan tulus. Pujian setelah hubungan intim juga sangat membantu mengobarkan semangat cinta antara Mama dan Papa.

 

Sumber: Tips Dahsyat dan Cara Alami Untuk Cepat Hamil, oleh Yovinka Mahanani.